Tag Archives: Sejarah

Majalah Kesedaran Edisi Agustus 1940 Mengangkat Tulisan Tentang Negeri Hulu A’ik Berjudul “Usah oelangi sesoeatoe tabiat jang salah jang seroepa”

By | Juni 12, 2025

PONTIANAK, Dasawarsa Courant— Majalah Kesedaran edisi Agustus 1940, dalam roeang sedjarah majalah ini mengangkat tulisan tentang negeri Hulu A’ik dengan artikel berjudul “Usah oelangi sesoeatoe tabiat jang salah jang seroepa”. Dalam tulisan artikelnya, pengasuh majalah Kesedaran mengingatkan kepada umat manusia untuk tidak mengulagi kesalahan yang sama. Karena hal tersebut dapat berakibat tercemarnya marwah, hingga bisa… Read More »

Gusti Sulung Lelanang Menyindir para Penguasa agar Tidak Bersikap Licik dalam Majalah Kesedaran 4 Juli 1940 berjudul “Bertjermin dari roeboehnja koeasa Ratoe Betoeng jang litjik”

By | Juni 3, 2025

PONTIANAK, Dasawarsa Courant— Gusti Sulung Lelanang, pengasuh roeang sedjarah di majalah Kesedaran, menyindir para penguasa agar tidak bersikap licik dalam terbitan majalah Kesedaran edisi 4 Juli 1940. Gusti Sulung Lelanang mengangkat tulisan tentang Ratu Betung Kerajaan Tanjung Pura dengan artikel berjudul “Bertjermin dari roeboehnja koeasa Ratoe Betoeng jang litjik”. Pada roeang sedjarah itu Gusti Sulung… Read More »

Buku Haji Rais Abdoerracman dilaunching di Hotel Mercure Pontianak

By | Mei 13, 2025

Pontianak, Dekade— Buku Haji Rais Abdoerracman dilaunching di Hotel Mercure, di Jalan Jenderal Ahmad Yani Pontianak, pada Senin, 12 Mei 2025, pukul 09:00. Werda Ningsih, S.Pd, Pimpinan Redaktur Media Exclusive News, sebagai Inisiator Launching Buku Haji Rais Abdoerracman, mengemukakan bahwa Launching ini seyogianya dilaksanakan pada bulan Maret 2025, namun baru terealisasi pada bulan Mei 2025.… Read More »

Surat Kabar Berani 12 Oktober 1925 Kembali Mengkritik Panembahan Sanggau “Satoe Negeri diroesak radjanja sendiri”

By | April 19, 2025

Pontianak, Dasawarsa Courant- Surat Kabar Berani terbitan 12 Oktober 1925 kembali mengkritik Panembahan Sanggau dalam artikel berjudul “Satoe Negeri diroesak radjanja sendiri”. Surat kabar Berani beralamat redaksi di Kampung Darat Pontianak dengan redakturnya bernama Boullie. Surat kabar ini dicetak oleh percetakan Hoea Kiauw Pontianak, yang merupakan perusahaan percetakaan pertama di Pontianak. Surat kabar ini pertama… Read More »

Surat Kabar Berani 24 Juli 1925 Mengkritik Panembahan Sanggau “Sanggau riwajatnja soedah mati, Radjanja soenggoeh kedji”

By | April 14, 2025

Pontianak, Dasawarsa Courant- Surat Kabar Berani terbitan 24 Juli 1925, dalam tulisan berjudul “Sanggau riwajatnja soedah mati, Radjanja soenggoeh kedji”, mengkritik Panembahan Sanggau yang dinilai terlalu congkak karena meninggikan derajatnya dari golongan orang Rumah. Sedangkan ia sendiri merupakan keturunan orang pendatang. Surat kabar Berani pertama kali terbit pada hari Sabtu tanggal 4 Juli 1925. Dalam… Read More »