
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sanggau, Paulus Usrin, membuka O2SN dan FLS2N jenjang SMP/MTs/Sederajat tingkat Kabupaten Sanggau tahun 2025, Selasa, 24 Juni 2025.
SANGGAU, Dekade— Bupati Sanggau melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Paulus Usrin membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SMP/MTs/Sederajat tingkat Kabupaten Sanggau, Selasa, 24 Juni 2025. Paulus Usrin menyampaikan, ada berbagai cara yang telah dilakukan oleh Pemerintah dalam mengeksplorasi, mengembangkan, dan menyalurkan bakat seni, budaya, sastra, dan olahraga para siswa sebagai generasi muda Indonesia.
“Salah satu cara tersebut adalah seperti yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui kegiatan O2SN dan FLS3N yang dilaksanakan secara berjenjang dan berkesinambungan, mulai dari tingkat satuan pendidikan hingga tingkat nasional,” kata Paulus Usrin membacakan sambutan Bupati Sanggau.
Dikatakannya, O2SN dan FLS3N merupakan upaya sistematis untuk meletakkan fondasi dan tradisi di bidang seni, budaya, sastra, dan olahraga bagi para siswa. Melalui kegiatan ini, ia berharap dapat meningkatkan kondisi kesehatan jasmani dan rohani siswa, serta menanamkan dan membina apresiasi seni, budaya, sastra, dan olahraga khususnya terhadap nilai-nilai tradisi sehingga dapat menjadi generasi tangguh dalam menghadapi perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa.
“Kami aparatur Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau tentu mendukung program-program Pemerintah Pusat, termasuk program-program yang berhubungan dengan pembinaan generasi muda indonesia. Karena hal tersebut sejalan dengan Visi Bupati dan Wakil Bupati Sanggau yang sekaligus menjadi Visi Pembangunan Kabupaten Sanggau tahun 2025-2030 yaitu Sanggau Maju Berkelanjutan dan Berkeadilan,” ungkapnya.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sanggau, saya mengucapkan selamat atas terlaksananya kegiatan O2SN dan FLS3N jenjang SMP/MTs/Sederajat Tingkat Kabupaten Sanggau tahun ini. Semoga kegiatan ini mampu menjadi wadah menggali dan mengembangkan potensi, bakat, dan minat peserta di bidang seni, budaya, sastra, dan olahraga di Kabupaten Sanggau,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sanggau, Robertus Sinohardi menyampaikan, O2SN dan FLS3N merupakan alat strategis pemerintah dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, sehat jasmani-rohani, kreatif, dan kompetitif. Menurutnya keempat bidang meliputi digitalisasi, perubahan iklim, sosial, serta globalisasi tersebut merupakan bagian tidak terpisahkan dalam pembangunan sumber daya manusia yang adaptif.
“Keempat bidang ini menjadi bagian integral dari pembangunan sumber daya manusia yang adaptif dan siap menghadapi tantangan zaman seperti digitalisasi, perubahan iklim dan sosial, serta globalisasi,” ucapnya.
Dia menjelaskan, pengembangan bakat dan minat siswa di bidang seni, budaya, sastra, dan olahraga, seperti yang dilakukan dalam kegiatan O2SN dan FLS3N ini, bukanlah pelengkap dalam pendidikan, melainkan bagian penting dalam membentuk generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman. “Inilah yang menjadi dasar Dikbud Kabupaten Sanggau menyelenggarakan kegiatan O2SN dan FLS3N jenjang SMP/MTs/Sederajat tingkat Kabupaten Sanggau tahun 2025 ini,” sambungnya.

O2SN dan FLS3N diikuti 122 pelajar SMP
Sebanyak 122 pelajar dari 11 kecamatan mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) serta Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FL3SN) jenjang SMP/MTs/Sederajat tingkat Kabupaten Sanggau di Aula SMP Negeri 2 Sanggau, pada Selasa, 24 Juni 2025. Kegiatan ini dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sanggau, Paulus Usrin.
Pelaksana Tugas Sekretaris Disdikbud Sanggau, Robertus Sinohardi menyampaikan, ada beberapa cabang lomba yang disiapkan panitia.
“Untuk Lomba FLS3N secara Luring yakni menyanyi solo, mendongeng, pantomim, ensambel campuran tiga alat musik, dan tari kreasi. Sementara untuk O2SN yakni karate putra/putri,” ujar Robertus.
Dia menambahkan, terdapat juga cabang Olahraga yang dilaksanakan secara daring atau online. Ia menjelaskan, untuk FLS3N yang dilaksanakan secara online diantaranya yakni ilustrasi, menulis cerita, kreatifitas musik tradisional.
“Untuk FLS3N yakni ilustrasi, menulis cerita, kreatifitas musik tradisional, dan untuk O2SN yakni silat putri,” ungkapnya.
Dikatakan, semua cabang pertandingan dalam O2SN dan FLS3N ini merupakan lomba berjenjang dan berkesinambungan. Dia menjelaskan, juara pertama dari masing-masing lomba akan mewakili Kabupaten Sanggau pada jenjang berikutnya.
“Jadi, setiap juara pertama disetiap cabang lomba berhak mewakili Kabupaten Sanggau dalam lomba serupa di tingkat provinsi dan akan melanjutkan di tingkat nasional juga mampu memperoleh juara pertama,” pungkasnya. (Red)

Pingback: Pemkab Sanggau Kaji Usulan Pengadaan Alat Berat - DEKADE