
DEKADE – Nasional. Konferensi Nasional Pewarta Warga dan Warganet (Netizen) hari ini Senin (11/11/2024), yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Nasional Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), bertempat di Ballroom Menara Peninsula Hotel Jakarta, Jl. Letjen S. Parman, Slipi Jakarta Barat, menjadi momentum merayakan kekayaan budaya Indonesia. Sebagaimana terlihat dengan kehadiran peserta konferensi yang membawa pernak-pernik khas daerah mereka, berupa batik khas daerah, selendang, songkok, hingga hasil kerajinan lokal lainnya. Tentunya hal ini menjadi ajang untuk saling memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia. Melalui konferensi Nasional ini, PPWI telah mengangkat budaya dan kearifan lokal, yang menjadi simbol kekayaan budaya Indonesia.
Konferensi Nasional yang mengambil tema “Peran Pewarta Warga dan Warganet dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia”, dihadiri oleh Ketum PPWI Wilson Lalengke. Juga turut hadir Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto mewakili Panglima TNI, Duta Besar Maroko, Dr. Ouadia Benabdellah, Perwakilan Duta Besar Rusia, Mr. Alexander Tumaykin, Duta Besar Lebanon, Dr. George Abu Zeid, Duta Besar Kuwait, Dr. Faisal Fayez H Al-Beghili, Duta Besar Kerajaan Oman, Dr. Mohamed Ahmed Salim Alshanfari, Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia, Ws. Liem Liliany Lontoh, Ketua Persatuan Daulat Kerajaan Nusantara, Dr. Rahman Sabon Nama serta undangan lainnya.
“Melalui Konferensi Nasional 2024, PPWI mengangkat budaya dan kearifan lokal, yang menjadi simbol kekayaan budaya Indonesia”
Kehadiran para tamu VVIP dari perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) negara sahabat diharapkan tidak hanya memberikan dimensi internasional pada konferensi ini, tetapi juga memperkuat kerjasama antara PPWI dan dunia internasional dalam meningkatkan peran serta masyarakat sipil di tingkat global.
Sebagai bentuk penghormatan kepada para perwakilan Kedubes yang diundang, panitia konferensi memberikan suvenir yang memiliki nilai budaya dan kearifan lokal Indonesia kepada para tamu VVIP dari perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) negara sahabat sebagai simbol keramahan dan kekayaan budaya Indonesia yang dapat dikenang oleh tamu-tamu VVIP ini.
“Kehadiran para tamu VVIP dari perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) negara sahabat memberikan dimensi internasional dan memperkuat kerjasama antara PPWI dan dunia internasional”
Acara Konferensi Nasional PPWI diselenggarakan bertujuan untuk mempertemukan berbagai pihak, termasuk jurnalis, aktivis, serta perwakilan dari berbagai negara, untuk berdiskusi mengenai isu-isu penting yang dihadapi Indonesia dan dunia. Para tamu internasional yang hadir diharapkan dapat memperkaya diskusi dan memberikan perspektif baru mengenai kolaborasi internasional dalam berbagai sektor, seperti media, kebudayaan, dan pembangunan sosial. Selain itu, kehadiran para tamu VVIP ini dapat meningkatkan kolaborasi antara PPWI dengan dunia internasional.
Dengan memadukan semangat kebersamaan dan gotong royong dalam penyelenggaraan acara ini, konferensi nasional kali ini akan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat, serta memberikan dampak positif bagi pengembangan media warga dan demokrasi di Indonesia.
Sebagai organisasi yang didirikan dengan tujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat dalam berpartisipasi aktif dalam dunia jurnalistik, PPWI kini telah tumbuh menjadi salah satu organisasi pers terbesar di Indonesia. Adapun para pewarta warga yang tergabung dalam organisasi ini datang dari berbagai latar belakang, etnis, dan budaya, namun memiliki satu visi yang sama yaitu membangun Indonesia melalui jurnalisme yang berbasis pada prinsip keadilan, kebenaran, dan pemberdayaan masyarakat.
“Para pewarta warga yang tergabung dalam organisasi PPWI datang dari berbagai latar belakang, etnis, dan budaya, namun memiliki satu visi yang sama yaitu membangun Indonesia melalui jurnalisme yang berbasis pada prinsip keadilan, kebenaran, dan pemberdayaan masyarakat”
Pada momen tersebut juga menjadi kesempatan untuk memberikan apresiasi atas perjuangan dan dedikasi yang telah diberikan oleh Wilson Lalengke, Ketua Umum PPWI yang telah memimpin organisasi ini dengan penuh kesabaran dan kerja keras. Kepemimpinan Wilson Lalengke telah membawa PPWI semakin maju, dikenal tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kancah internasional.
Dengan tekad yang kuat untuk memajukan PPWI, Wilson berhasil memperluas jaringan organisasi, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Pengaruhnya yang semakin besar terlihat dari kehadiran perwakilan-perwakilan dari duta besar negara-negara sahabat yang turut meramaikan acara ini. Kehadiran para perwakilan Dubes menambah semangat serta harapan bagi perkembangan PPWI di masa depan. (Tom)
