
Mei Erisa, LL.D, Manajer Sphinx Production.
Jakarta, Dekade – Rumah produksi kreatif, Sphinx Production, resmi meluncurkan album terbarunya yang diberi judul “Wanita Syurga”. Album ini menjadi bukti perkembangan pesat tim Sphinx Production dalam menggabungkan berbagai aliran seni yang penuh karakter dan kualitas tinggi.
Album “Wanita Syurga” ini berisi 7 komposisi yang merangkum eksplorasi gaya dari pop rock dan akustik yang disusun dengan sentuhan modern. Sesuai dengan ciri khas Sphinx Production, setiap karya di dalamnya dirancang dengan kedalaman emosi dan kerapian detail yang tinggi. Proses pembuatan album ini dilakukan sepenuhnya di studio utama Sphinx Production.
“Selama masa pengerjaan, kami ingin menghadirkan sesuatu yang tidak hanya enak didengar, tetapi juga membawa pesan dan gambaran imajinasi bagi pendengarnya. Nama Sphinx sendiri melambangkan rahasia, kebijaksanaan, dan ketahanan, nilai-nilai yang kami tuangkan ke dalam setiap nada,” ujar manajer Sphinx Production, Mei Erisa, saat ditemui awak media di kantornya, pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Lebih lanjut, Mei menyampaikan, album “Wanita Syurga” terdiri dari 7 lagu yaitu Wanita Syurga, Kasih, Jen, Gerimis Hujan, Untukmu Cinta, Mengapa dan Menunggu Kamu Disini. Ketujuh lagu tersebut hasil ciptaan Tomi.

Album “Wanita Syurga” ciptaan Tomi.
Dalam proses aransemen musik, Sphinx Production hanya melengkapi dan menghaluskan konsep dasar musik yang telah dibuat Tomi.
“Tomi ini menciptakan lagu dan membuat musiknya sendiri. Meski sederhana yaitu dengan gitar, namun kita bisa menyesuaikannya. Kita lengkapi dengan tambahan alat-alat musik lain agar lebih menarik,” tambah Mei.
Sebagaimana diketahui, bahwa Tomi dikenal sebagai seorang Penulis, dengan nama lengkap Tomi, S.Pd., M.E. Tomi seorang ASN yang bertugas di Pemerintah Kabupaten Sanggau.
Tomi sejak lama selain menulis buku juga telah menulis banyak lagu. Pada tahun 2024, Sphinx Production mulai tertarik pada lagu-lagu cipataannya. Dan mulai tahun 2024 itu Sphinx Production menggandengnya bergabung dalam manajemen rumah produksi Sphinx Production. Hingga setahun kemudian, di tahun 2025 rilis album perdana Tomi berjudul “Antara Aku dan 1001 Malam”
Dengan rilis ini, Sphinx Production kembali menegaskan posisinya sebagai wadah kreativitas yang terus berinovasi, menjaga kualitas nyata, dan menghadirkan karya yang menyatu dengan selera serta harapan penikmat seni di Indonesia maupun luar negeri. (Red)
