
Petugas pelayanan di Kantor Badan Penghubung Kalbar, Jakarta, sedang melayani tamu yang akan menginap di mess penginapan. Penginapan ini terbuka untuk masyarakat umum dan menawarkan tarif terjangkau mulai dari Rp75 ribu per malam.
JAKARTA, Dekade— Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Barat menyediakan fasilitas penginapan dengan harga terjangkau mulai dari Rp50 ribu per malam. Lokasinya pun strategis, berada di jantung ibu kota dan dekat dengan berbagai pusat pemerintahan serta fasilitas umum. Sehingga warga Kalimantan Barat yang sedang mencari penginapan di Jakarta tidak akan bingung lagi.
Penginapan ini tersedia di dua lokasi utama, yaitu di Kantor Badan Penghubung Kalbar di Jalan Salak, Setiabudi, Jakarta Selatan dan di Anjungan Kalbar, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Fasilitas ini tidak hanya ditujukan untuk para pejabat atau ASN Kalbar yang bertugas ke Jakarta, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum yang membutuhkan tempat bermalam dengan harga bersahabat.
“Kami menyediakan 14 kamar di Kantor Badan Penghubung, mulai dari tipe VIP hingga standar. Tarifnya sesuai Perda retribusi, mulai Rp75 ribu sampai Rp200 ribu per malam,” ujar Kepala Badan Penghubung Provinsi Kalbar, Abdul Gani.
Fasilitas di penginapan ini pun terbilang lengkap. Selain kamar yang nyaman, tersedia juga ruang rapat, musola, dan ruang tunggu yang representatif. Abdul Gani menyebut, kenyamanan penginapan ini mampu menyaingi fasilitas hotel di Jakarta.
Untuk kamar tipe VIP, dilengkapi fasilitas nyaman dengan tarif yang tetap ramah di kantong, hanya Rp200 ribu per malam.
“Fasilitas kami tidak kalah dengan hotel. Penginapan ini cocok untuk warga Kalbar yang ke Jakarta urusan dinas, pendidikan, maupun keperluan pribadi,” tambahnya.
Sementara itu, di Anjungan Kalbar TMII, tersedia penginapan berkapasitas hingga 40 orang dengan tarif lebih ekonomis, hanya Rp50 ribu per malam. Lokasi ini sangat cocok bagi rombongan pelajar, mahasiswa, maupun komunitas budaya yang melakukan kegiatan di area TMII.
“Di TMII, konsepnya lebih ke penginapan massal. Biasanya digunakan rombongan dari sekolah atau komunitas yang ingin mengenal budaya Kalbar di ibu kota,” jelas Gani.
Menurut Gani, Langkah ini merupakan bagian dari upaya Badan Penghubung Kalbar untuk mendekatkan pelayanan dan memfasilitasi kebutuhan warganya di perantauan, terutama di Jakarta. Untuk warga Kalbar yang berminat untuk bermalam di penginapan milik Pemprov Kalbar ini bisa melakukan reservasi langsung ke Kantor Badan Penghubung Kalbar atau mengunjungi situs web messkalbar.my.id. (Red)
Baca juga :
Ombudsman Kalbar Apresiasi Pengembalian 61 Juta Biaya Perpisahan di Singkawang
