
Ilmuwan Iran Menemukan Cara Memakai Air Menjadi Bahan Bakar
Dekade – Ilmuwan asal Iran menemukan cara untuk memakai air menjadi bahan bakar. Namanya adalah Alaeddin Qassemi dan ia menjadi berita utama karena menjalankan Peugeot-nya hanya dengan air dari selang tamannya.
Menurut Qassemi, tenaga dihasilkan ketika H2O dipecah menjadi hidrogen dan oksigen. Proses ini menciptakan reaksi kimia yang menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk menggerakkan mobil.
Peugeot yang ia gunakan memiliki tangki 60 liter dan dapat melaju hingga 900 km atau 10 jam dengan tangki penuh.
Tentu saja, tanpa bensin, mobil bertenaga air tidak menghasilkan polusi udara. Sebaliknya, mobil itu hanya mengeluarkan uap air.
Dan yang lebih baik lagi, biaya untuk mengisi tangki dan menjalankan mobil tidak lebih mahal daripada biaya air.
Sejak pertama kali menjadi berita utama, penemuan Qassemi telah menimbulkan banyak skeptisisme. Beberapa ilmuwan berpendapat bahwa proses pemisahan hidrogen dan oksigen dari air tidak mungkin dilakukan di dalam mobil.
Namun bukan itu yang diperdebatkan di media sosial. Pengguna tidak terlalu peduli apakah mobil bertenaga air itu asli atau tidak, dan lebih khawatir tentang Qassemi sendiri.
Orang-orang mendesak penemu itu untuk berhati-hati karena “jika Anda mengganggu bisnis besar, Anda akan mati”.
“Penguasa tidak akan mengizinkan ini,” kata salah satu pengguna.
“Orang ini akan ‘menghilang’,” tambah pengguna lain. (Red)
