
TNI dan Warga Bangun Desa Marita Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat Menuju Mandiri dan Sejahtera
SANGGAU, Dekade— Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 resmi ditutup di Desa Marita, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Penutupan ini bukan hanya menjadi simbol berakhirnya kegiatan fisik, melainkan awal dari babak baru pembangunan desa yang lebih mandiri dan berdaya. Keterlibatan aktif TNI bersama masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama yang bisa diwujudkan melalui sinergi.
Selama program berlangsung, berbagai proyek infrastruktur berhasil diselesaikan, termasuk pelebaran jalan sepanjang 4 kilometer, rehabilitasi rumah ibadah, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), dan pengeboran sumur air bersih. Setiap hasil pembangunan ini menjadi solusi nyata atas kebutuhan dasar masyarakat desa. Jalan yang dulu sempit dan sulit dilalui, kini menjadi jalur utama penunjang aktivitas ekonomi dan sosial warga.
Kontribusi TNI dalam program ini mempertegas peran aktif mereka di luar tugas militer. Di bawah komando Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Subandi, TMMD menjadi bukti bahwa kekuatan pertahanan negara juga bisa hadir dalam bentuk gotong royong membangun desa. Kehadiran TNI di tengah masyarakat berhasil menumbuhkan rasa percaya, aman, dan semangat nasionalisme yang kini semakin kokoh.
Bupati Sanggau Yohanes Ontot pun menegaskan bahwa TMMD telah meninggalkan jejak penting dalam memperkuat fondasi persatuan. Bukan hanya sekadar membangun fisik, tapi juga mental dan moral masyarakat desa. Semangat gotong royong yang ditanamkan menjadi modal sosial untuk menjaga hasil pembangunan dan melanjutkannya secara mandiri di masa depan.
Pemerintah desa secara simbolis menerima hasil kerja bersama sebagai bentuk komitmen berkelanjutan. TMMD di Desa Marita telah membuktikan bahwa kolaborasi TNI, pemerintah, dan rakyat mampu menghasilkan perubahan konkret bagi kehidupan masyarakat. Inilah wajah pembangunan Indonesia dari desa, untuk Indonesia yang lebih kuat dan sejahtera. (Red)

Pingback: Rosalie Hanasita Foundation Study Seni Hadrah Kalbar di Hotel Ibis Pontianak - DEKADE